Kendari, 6 Oktober 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari resmi memulai kegiatan Rapat Koordinasi dan Pendampingan Penyusunan Visi, Misi, Rencana Strategis (Renstra), dan Rencana Operasional (Renop) untuk periode 2025–2030. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis, 6–9 Oktober 2025, bertempat di Aula FEBI IAIN Kendari lantai 2, dan diikuti oleh para dosen, pimpinan fakultas, serta perwakilan lembaga mitra dan institusi eksternal.
Agenda ini menjadi langkah penting dalam merumuskan arah kebijakan fakultas ke depan, agar lebih responsif terhadap perubahan zaman dan mampu menjawab tantangan global dalam bidang ekonomi Islam, digitalisasi pendidikan, serta penguatan jejaring kelembagaan.
Dibuka Secara Resmi oleh Dekan FEBI
Kegiatan dimulai dengan pembukaan resmi oleh Dekan FEBI, Dr. KH. Muhammad Hadi, M.HI., yang menyampaikan sambutan penuh semangat dan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan momentum strategis untuk melakukan refleksi, evaluasi, dan penyelarasan visi fakultas menuju masa depan yang lebih unggul, inovatif, dan berkarakter Islami.
“Penyusunan Renstra dan Renop ini merupakan komitmen nyata FEBI untuk terus berbenah dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kami ingin memastikan setiap langkah fakultas memiliki arah yang jelas dan sejalan dengan visi IAIN Kendari sebagai pusat pengembangan ekonomi dan bisnis Islam di Indonesia Timur,” ujar Dr. Muhammad Hadi dalam sambutannya.
Turut memberikan laporan kegiatan, Wakil Dekan I FEBI, Dr. Abdul Wahid Mongkito, M.E.I., yang menjelaskan bahwa seluruh proses penyusunan dokumen Renstra dan Renop akan dilakukan secara partisipatif, melibatkan semua program studi di lingkungan FEBI, yaitu Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, dan Manajemen Bisnis Syariah.
Pemaparan dan Diskusi Strategis
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan awal rancangan Visi, Misi, dan Renstra FEBI oleh Dr. Abdul Wahid Mongkito, yang menyoroti pentingnya transformasi digital, inovasi riset, dan penguatan kolaborasi dengan dunia industri halal serta sektor UMKM.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari dalam dan luar negeri, di antaranya:
- Dr. La Ode Suriadi, M.E. – Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi Universitas Halu Oleo, yang menyoroti pentingnya strategi berbasis outcome dalam pengembangan fakultas, dan
- Prof. Madya Dr. Ruhaini Muda – Department of Economics and Financial Studies, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, yang memberikan perspektif global tentang inovasi pendidikan ekonomi Islam di era digital.
Kedua narasumber memberikan pandangan yang inspiratif dan aplikatif, menekankan perlunya fakultas menyiapkan strategi pengembangan yang seimbang antara penguatan akademik, relevansi kurikulum, serta kesiapan menghadapi era ekonomi digital.
Kolaborasi Akademik dan Penguatan Identitas Keilmuan
Diskusi pada sesi pertama berlangsung aktif dan produktif, melibatkan berbagai pihak termasuk pimpinan program studi, dosen senior, serta mitra eksternal seperti Bank Indonesia Sultra, Universitas Muhammadiyah Kendari, dan Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara. Semua pihak menyampaikan masukan berharga untuk memperkuat arah pengembangan FEBI ke depan.
Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi seluruh peserta untuk meneguhkan kembali identitas keilmuan FEBI yang berbasis pada nilai-nilai Islam, keadilan ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan menghasilkan Renstra dan Renop yang tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi juga pedoman nyata dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Menata Arah Menuju Fakultas Berdaya Saing Global
Rapat koordinasi ini akan berlanjut hingga Kamis, 9 Oktober 2025, dengan sesi-sesi pemaparan dari masing-masing program studi. Setiap prodi akan mendapatkan pendampingan langsung dari para pakar dan praktisi profesional, termasuk Dr. Bobur Sobirov dari Tashkent University of Economy (Uzbekistan) dan Dr. Leylawati Joremi dari Universiti Teknologi MARA (Malaysia).
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi FEBI IAIN Kendari untuk menyiapkan dokumen strategis yang visioner, terukur, dan berorientasi pada penguatan kapasitas akademik serta peningkatan daya saing internasional.




